Kategori Random

Struktur direktori pada Project Android

Posted : 28 Januari 2014 | 16:21:14 , Dibaca 2919 kali

Sebuah folder Android Application Project pada Eclipse yang dipergunakan untuk pengembangan aplikasi Android, di dalamnya kita akan mendapati beberapa library, folder dan file pendukung lainnya. Berikut adalah paket file dan folder tersebut :

src/ folder

src alias souce adalah folder utama yang berisi code java. setiap kita menulis kode java, pasti letaknya disrc. Kadang, didalam src ini terdiri dari banyak paket java. Dalam contoh diatas, kebetulan cuma ada satu paket yaitu com.fabernainggolan.helloworld. Jika file java terlalu banyak, kita bisa mengelompokan kode java berdasarkan fungsinya, misalkan untuk file file bantu kita letakan file javanya di com.fabernainggolan.helloworld

gen (generate)/ folder

gen (Generated Java Files) mempunyai fungsi sebagai tempat untuk menggenerate file Java yang di buat oleh sistem. Di dalamnya berisi Java Class yang dipergunakan untuk membantu Activity di dalam src/ folder.

Catatan : JANGAN PERNAH MENGEDIT FILE DISINI. dua file penting utama di sini adalah BuildConfig.java dan R.java. Jika R.javatidak ditemukan atau gagal dibuat system, saya jamin anda tidak akan bisa mengkompilasi/ mengetest Aplikasi.

Android X.Y.Z/ folder

Folder ini berisi runtime untuk versi android target dan biasanya merupakan virtual folder berisi file-file library .JAR.

Di contoh ini, saya akan membuat android untuk versi 4.2.2 (API Level 17). Jika anda membuat aplikasi untuk Gingerbread, bagian ini akan berubah menjadi Android 2.3.3 (API Level 10).


Android Private Libraries/ folder

Kadang, saat membuat aplikasi, kita memakai library pihak ketiga, misalkan kita akan membuat aplikasi untuk enkripsi file, kita bisa memanfaatkan library enkripsi java dan meletakannya disini. Karena android dibuat dengan bahasa java, sebagian besar library java bisa dipakai di android. Syarat utamanya, Library itu tidak menggunakan Library Seperti Swing atau AWT, library harus dibuat murni dengan java.

Assets/ folder

Assets adalah folder yang bisa dimanfaatkan oleh programmer untuk menyimpan file audio, video, file html, gambar dan file bantu lainnya. Biasanya file assets banyak dipakai oleh aplikasi game.

Bin/ folder

Berisi file file sementara, folder ini berisi file hasil dari pengkompilasian Android. Saat kita sukses mengkompilasi atau membuild project Android, di dalam folder ini terdapat file .APK yang dapat langsung kita copy ke tempat lain dan siap pakai. File .APK ini terbentuk otomatis saat proses kompilasi berjalan sukses.

libs/ folder

Berisi library resmi dari Google atau android. Library paling sering yang ada disini adalah android-support-v4.jar yang dipakai untuk membuat tampilan interface ICS di android dengan versi yang lebih rendah seperti Froyo atau Gingerbread.

res/ folder

Res alias resource adalah folder yang digunakan untuk menampung semua resource yang ada di program. Resource disini bisa berupa gambar, layout, menu dan values. Gambar akan diletakan di folder drawable-*dpi. File layout XML dari tampilan android diletakan di folder Layout, menu di actionbar diletakan difolder menu dan folder value menampungstring.xml, dimens.xmldan style.xml.

Semua file ini nantinya dipanggil oleh kode java. Kesalahan  dalam menulis file XML di res akan membuat source code menjadi error, catatan lain, selalu gunakan huruf kecil untuk nama file di folder res. Nama file di folder ini juga tidak boleh diawali dengan angka misal 1.png. atau 1gambar.png.

AndroidManifest.xml/ files

Android Manifest merupakan sebuah xml yang berisi informasi mengenai aplikasi, seperti versi dari aplikasi, nama package, level SDK yang digunakan, beserta icon dan nama yang diberikan untuk Aplikasi.
Selain itu, AndroidManifest.xml ini digunakan sebagai pengatur activity-activity yang terdapat pada aplikasi, berupa daftar kelas-kelas java, penggunaan intent untuk pemilihan, dan pemberian Label / title pada suatu Activity saat mereka Aktif.

Project.properties/ files

Berisi baris konfigurasi yang menunjukan versi dari target android. contoh isinya adalah sebagai berikut

# Project target.
target=android-17 

Jika kita mengimport project android yang targetnya tidak tersedia komputer, maka akan muncul pesan error, langkah termudah adalah mengganti baris ini dengan API level yang tersedia di komputer kita. Contoh mudahnya, yang terinstall di komputer hanya versi android-15 (ICS), maka anda bisa mengganti baris itu menjadi

 # Project target.
target=android-15

Sumber : Berbagai

Postingan Terkait
» Eclipse dan Android SDK ( 28 Jan 2014 | 17:02:34 , 1591 hits )
» Testing Browser Android Mana yang Paling Cepat, ini Dia Hasilnya ( 27 Jan 2014 | 03:55:00 , 1744 hits )
» Android 4.4 Kitkat nama terbaru OS Android ( 04 Sep 2013 | 06:13:56 , 1283 hits )
» Pengenalan Android OS ( 08 Jul 2013 | 13:05:35 , 1405 hits )